Postingan terbaru

Negasi dalam Bahasa Jerman

Negasi dalam Bahasa Jerman dengan “kein” atau “nicht Dalam bahasa Jerman, ada dua cara untuk membentuk kalimat negatif: “kein” dan “nicht”. Kapan masing-masing digunakan? Sederhana. “kein” adalah artikel dan hanya digunakan untuk menegasikan kata benda, sedangkan “nicht” adalah kata keterangan (adverb) dan digunakan untuk menegasikan hal lain (selain kata benda ?). Kamu bisa menggunakan “nicht” untuk menegasikan kata sifat, kata kerja, bagian kalimat, atau seluruh kalimat.
  1. Negasi dengan “kein”:
Kein” adalah bentuk negatif dari artikel tak tentu “ein”. Seperti artikel lainnya, “kein” selalu diletakkan di depan kata benda dan harus disesuaikan dengan jenis dan kasus kata benda tersebut. Das ist ein Mann. / Das ist kein Mann. (Itu seorang pria. / Itu bukan seorang pria.) Das ist eine Frau. / Das ist keine Frau. (Itu seorang wanita. / Itu bukan seorang wanita.) Ich habe einen Hund. / Ich habe keinen Hund. (Saya punya seekor anjing. / Saya tidak punya anjing.) Ich habe eine Katze. / Ich habe keine Katze. (Saya punya seekor kucing. / Saya tidak punya kucing.)
  1. Negasi dengan “nicht”:
Berbeda dengan “kein”, “nicht” tidak mengalami perubahan bentuk karena merupakan kata keterangan. Namun, seperti “kein”, posisinya tergantung pada bagian kalimat yang ingin kamu negasikan. Menegasikan kata sifat: Das Haus ist schön. / Das Haus ist nicht schön. (Rumah itu indah. / Rumah itu tidak indah.) Menegasikan kata keterangan: Peter geht oft ins Kino. / Peter geht nicht oft ins Kino. (Peter sering pergi ke bioskop. / Peter tidak sering pergi ke bioskop.) Menegasikan objek dengan atau tanpa preposisi: Ich gehe heute Abend mit Maria ins Kino. (Saya pergi malam ini ke bioskop bersama Maria.) Ich gehe heute Abend nicht mit Maria ins Kino. (Saya malam ini tidak pergi ke bioskop bersama Maria.) Ich gehe heute Abend mit Maria nicht ins Kino. (Saya pergi dengan Maria tapi tidak ke bioskop.) Ich gehe nicht heute Abend mit Maria ins Kino. (Bukan malam ini saya pergi dengan Maria ke bioskop.) Menegasikan kata kerja: Menegasikan kata kerja otomatis menegasikan seluruh kalimat. “Nicht” diletakkan di akhir kalimat karena kata kerja utama harus tetap di posisi kedua. Kaufst du die Schuhe? – Nein, ich kaufe die Schuhe nicht. (Apakah kamu membeli sepatu itu? – Tidak, saya tidak membeli sepatu itu.) Schläft Peter? – Nein, Peter schläft nicht. (Apakah Peter tidur? – Tidak, Peter tidak tidur.) Jika posisi terakhir sudah ditempati oleh elemen lain (seperti verba terpisah, verba modal, perfekt, atau pasif), maka “nicht” diletakkan di posisi kedua dari belakang, tetapi tetap menegasikan seluruh kalimat. Ich kaufe heute nicht ein. (kalimat dengan verba terpisah) Ich kann die Aufgabe nicht lösen. (kalimat dengan verba modal) Ich habe heute Nacht nicht geschlafen. (perfect tense) Mein Auto wird heute nicht repariert. (kalimat pasif)